Mengapa Pindah Kerja? Ini Trik Menghadapinya Saat Wawancara Kerja

Mengapa pindah kerja? Pertanyaan ini sering muncul saat wawancara kerja, terutama ketika Anda baru saja meninggalkan kantor lama. Banyak yang terganjal di wawancara kerja karena salah memberikan jawaban. Erina Collins, agen rekruitmen di Los Angeles, memberikan tip agar Anda tidak terpeleset lidah saat menjawab pertanyaan saat wawancara kerja.

1. Jangan curhat tentang atasan.
Menjawab bahwa Anda tidak suka dengan atasan. Apalagi curhat tentang sikap atasan yang Anda anggap tidak menyenangkan pada pewawancara.

Misal: “Atasan suka membuat saya jengkel karena gemar memberikan pekerjaan tambahan, sudah gitu gaju saya enggak naik-naik pula.”

Kalau Anda menyatakan hal ini saat wawancara kerja, pewawancara akan berpikir bahwa Anda akan melakukan hal yang sama ketika pindah kerja dari perusahaan tersebut.

2. Bicara taktis dan diplomatis.
Jangan pernah memberikan jawaban yang menjelekkan tempat kerja lama Anda atau apa pun yang konotasinya negatif. Keburukan yang lama, cukup Anda curhatkan pada sahabat saja.

Sebaiknya katakan: “Saya menginginkan suasana kerja yang teratur dan terjadwal.” Atau katakan, “Gaji saya sebenarnya baik-baik saja, tapi saya tentu akan senang kalau ada peluang peningkatan gaji di tempat lain.”

Bisa juga dengan menjawab, “Suasana kantornya menyenangkan, saya belajar banyak di tempat lama, tapi saya merasa inilah saatnya saya mengembangkan sayap lebih lebar lagi di tempat baru.”

Fund : female.kompas.com

Incoming search terms:

  • alasan resign saat interview
  • wawancara askes
  • alasan resign yang baik saat interview
  • alasan pindah kerja saat interview