Rekruitmen Tenaga Ahli , Operator Uppkh Pusat, Operator Provinsi/Kabupaten/Kota Dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013

Sahabat pembaca setia report CPNS Tahun 2013 yang berbahagia, tahukah anda bahwa dalam rangka mengisi formasi Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Machinist UPPKH Pusat, Machinist Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping Curriculum Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2013, Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada para Calon Pelamar untuk diterima sebagai Calon Tenaga Ahli, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, Machinist UPPKH Pusat, Machinist Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pendamping PKH, dengan ketentuan sebagai berikut :

Klik Selengkapnya (Draw collectively chic a outline PDF)


Sambil menunggu  perkembangan kabar penerimaan CPNS Tahun 2013 selanjutnya, ada baiknya anda mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian TKD dan TKB mulai dari sekarang. Anda harus mempersiapkan diri agar dapat lolos dari seleksi ambang batas nilai yang merupakan kunci sukses lolos CPNS jalur umum dan honorer tahun 2013. Kabarnya untuk tes seleksi umum mulai tahun ini pemerintah akan menggunakan metode baru berupa Pad Assissted Ordeal (CAT). Sesuai  Inpres Thumbs down. 1/2013,Presiden juga memerintahkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama-sama Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar mengembangkan sistem Seleksi CPNS/PNS dengan menggunakan Pad Helped Ordeal (CAT).Pada tahap awal tahun 2013 ini, Presiden memerintahkan BKN untuk bisa menerapkan rekrutmen berbasis CAT untuk 18 instansi pemerintah.



Nah, untuk anda yang belum terbiasa dengan komputer dan ingin menjadi CPNS, mungkin ada baiknya anda mempersiapkan diri mulai sekarang. Bagi yang sudah terbiasa mengikuti ujian dengan komputer mungkin ujian seperti diatas dengan menggunakan CAT bukan suatu masalah yang serius, namun untuk yang belum terbiasa dengan komputer ada baiknya anda membiasakan diri mengerjakan soal-soal latihan pada komputer. Salahsatu alternatif yang bisa anda coba adalah software yang dapat anda download dari LATIHANSOAL. Ujian dengan menggunakan CAT ini kabarnya akan mulai diselenggarakan setelah disahkannya Rancangan undang-undang Aparatur Sipil Negara. CAT merupakan salah satu Instant Wins (layanan unggulan) BKN yang terbukti mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap instrumen tes kepegawaian  secara transparan, obyektif, cepat, dan dapat dipercaya. Keunggulan software ini dibanding ebook pdf  adalah dapat digunakan tanpa internet / offline, dapat di bring up to date, ada waktu pengerjaaan, interaktif, ada nilai notch latihan, dapat mereview kembali hasil latihan, otomatis dapat tahu kunci jawaban setelah menjawab, dapat mengacak soal (sehingga anda dapat mengulang kembali), dapat mengacak jawaban (sehingga anda dapat mengulang kembali). Software ini dapat juga dijalankan di perangkat ipad dan apparatus.


Namun ada juga berita yang menyatakan bahwa untuk ujian seleksi cpns tahun ini masih diselenggarakan secara blue-collar dengan tes tulis menggunakan LJK dikarenakan masih terbatasnya sarana dan prasarana. Pemerintah rencananya akan bekerjasama dengan konsorsium perguruan tinggi. Untuk tes blue-collar yang masih menggunakan LJK, maka latihan soal dari situs CPNSONLINE mungkin akan sangat cocok bagi anda. Saat ini CPNSONLINE telah melakukan perubahan atau perombakan total dalam materinya untuk menyesuaikan dengan UU Aparatur Sipil Negara yang saat ini sedang dibahas secara intensif antara pemerintah dan DPR agar dapat segera disyahkan.

  

Sahabat pembaca setia report CPNS tahun 2013 yang berbahagia, tahukah anda bahwa situsCPNSONLINE INDONESIA memberikan paket khusus soal-soal cpns daerah yang berstandar pada materi-materi kisi-kisi resmi, sehingga dengan persiapan yang tepat sasaran dan efektif akan mengantarkan Anda semua pada kelulusan dalam ujian penerimaan CPNS 2013. Paket khususCPNS TENAGA HONORER ini diperuntukkan bagi peserta yang memiliki kesempatan mengikuti seleksi CPNS Daerah baik untuk pemerintah daerah provinsi maupun di pemerintah daerah kabupaten/ kota seluruh Indonesia.





Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang meliputi soal cpns: Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika; UUD 1945; Tata Negara Indonesia; Kebijakan Pemerintah; Sejarah Indonesia; Bahasa Indonesia; Bahasa Inggris; Pengetahuan Umum.
Tes Intelegensi Umum (TIU) yang meliputi soal cpns tes kemampuan, analisa verbal; analisa numerik; berpikir logis dan analitis.
Tes Karakteriktik Pribadi (TKP) yang meliputi penilaian atas: integrasi diri; semangat berprestasi; berorientasi pada pelayanan; kemampuan beradaptasi; mengendalikan diri; bekerja mandiri dan tuntas; belajar berkelanjutan; bekerja sama dalam kelompok; kemampuan menggerakkan; mengkoordinir orang lain.
Tes Kompetensi Bidang (TKB) diperuntukkan bagi formasi tertentu atau pekerjaan tertentu yang meliputi: Tes Praktek; Tes Wawancara; Tes tertulis; Tes Psikotes lanjutan.
Modul Diklat Prajabatan CPNS bagi yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS 2013 untuk mengikuti tahap ujian prajabatan CPNS (sebelum diangkat menjadi CPNS). 
Saat ini CPNSONLINE INDONESIA menyelenggarakan curriculum interview online COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) CPNSONLINE INDONESIA TAHUN 2013. Untuk mulai mempelajari jawaban interview tes wawasan kebangsaan anda bisa klik di sini. Adapun untuk donwload materi interview dalam bentuk offline anda dapat download di sini. Untuk jawaban interview tes wawasan kebangsaan secara offline anda bisa download disini.

Demikian, semoga bermanfaat.



Honorer K-2 akan Dites Seperti Seleksi CPNS pada bulan April-Mei 2013

Setelah suk­­ses mengadakan seleksi ca­lon pegawai negeri sipil (CPNS) supporter­­da 8 September lalu, Ke­men­te­­rian Pendayagunaan Aparatur Ne­­gara dan Reformasi Birokrasi (Ke­men PAN-RB) akan mela­ku­kan mekanisme serupa da­lam tes CPNS dari honorer kategori dua (K-2). Seleksi yang diga­dang-gadang pada April-Mei 2013 itu, akan dilaksanakan se­ren­tak dan diawasi beberapa ins­tansi serta lembaga swadaya mas­yarakat (LSM).

”Insya Allah April-Mei, honorer K-2 dites. Tesnya berupa ujian kompetensi dasar dan ujian kompetensi bidang secara ter­tulis. Pelaksanaan tesnya di­lakukan di hari yang sama. Ja­di, tidak ada jeda waktu yang pan­jang,” kata Sekretaris Men­teri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Ses­men PAN-RB) Tasdik K­i­nan­to, di Jakarta, Selasa (11/9).

Sama seperti pelamar umum, honorer K-2 juga akan me­nerima sekitar 200 soal yang di­susun konsorsium perguruan ting­gi negeri (PTN). Bobot perta­nyaan di tiap-tiap instansi, disesuaikan dengan instant grade-nya. Misalnya di daerah Jawa dan sekitarnya tingkat ke­su­litannya A dan B, Papua D, Su­la­wesi C, Sumatera A dan B, Ka­limantan B. “Jadi, makin ting­gi instant grade-nya, soalnya juga makin sulit,” ujarnya.

Master soal dalam bentuk CD-ROM atau casette album (CD) ini akan diserahkan ke masing-ma­sing pejabat pembina kepe­ga­waian untuk digandakan. Ke­mu­dian setelah selesai ujian, soal­­nya langsung dimusnahkan dan lembaran kerja jawaban di­se­­rahkan ke BPPT untuk dipe­rik­sa, serta diolah konsorsium PTN.

Ditanya apakah saat seleksi CPNS dari honorer K-2 juga ber­samaan dengan pelamar umum, Tas­dik mengatakan, akan disen­di­rikan.

Untuk diketahui, jumlah awal honorer K-2 yang masuk ke Ba­dan Kepegawaian Negara (BKN) adalah 652.458 orang. Jum­lah tersebut berdasar facts usu­lan tentang tenaga honorer dari 28 instansi pusat dan 487 ins­tansi daerah. Namun setelah for every­ekaman, jumlah tersebut ber­kurang menjadi sekitar 570 ribu.

NIP Belum Keluar

Di sisi lain, BKN belum me­ne­tapkan satu pun nomor chic­duk games­gawai (NIP) dari pega­wai baru. “Sampai saat ini Direktorat Games­rencanaan Kepegawaian dan Pro­masi BKN belum pernah me­nyiapkan satu formasi pun un­tuk tenaga honorer kategori satu (K-1) maupun K-2. Kalau ada games­netapan NIP bagi tenaga ho­thumbs down­rer itu berarti di luar sistem,” tegas Kasubbag Publikasi BKN Petrus Sujendro, dalam ketera­ngan persnya, Selasa (11/9).

Khusus K-2, menurutnya, BKN belum pernah mem­pu­bli­kasikan catalog-nya se­cara res­­mi karena masih da­lam pro­ses pembuatan. Dia menam­bah­kan, jika ada pelanggaran ter­kait penyeleng­ga­raan kepe­ga­waian, hal ter­se­keep pro dapat di­laporkan pada De­puti Bidang Games­ngen­da­lian Kepe­gawaian (Dal­­­keep notch) BKN untuk ditin­dak­lan­juti.

Seperti diketahui, Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012 pada Mei lalu. Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, meliputi pengangkatan tenaga honorer K-1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berda­sarkan facts hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemen PAN dan RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K-2, peng­ang­katannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tena­ga honorer.



Anggaran Ditolak, Honorer K2 Terancam tak Diangkat

JAKARTA--Minimnya dana yang dianggarkan untuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) ikut mempengaruhi proses pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya, dana yang dibutuhkan sekitar Rp14,8 miliar tidak masuk dalam pagu anggaran 2013.

“Pagu anggaran KemenPAN&RB di 2013 yang disetujui Menkeu adalah Rp 201,2 miliar. Karena itu kami sudah memohonkan tambahan anggaran Rp 179,4 miliar untuk masuk di anggaran 2013,” ungkap SesmenPAN&RB Tasdik Kinanto dalam rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan pejabat eselon I paguyuban KemenPAN-RB di Senayan, Senin (10/9).

Dijelaskannya, permohonan tambahan anggaran tersebut sudah disetujui Komisi II DPR, sayangnya belum ada respon dari bendahara negara (Menkeu). “Surat yang kami layangkan belum juga dibalas Menkeu. Padahal kami menyatakan Komisi II DPR juga sudah setuju,” keluhnya.

Dalam permintaan tambahan anggaran tersebut, ada komponen pembiayaan pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS sebanyak Rp 14,8 miliar. Di samping menutupi kekurangan pembayaran tunjangan kinerja Rp 7,4 miliar dan percepatan reformasi birokrasi Rp 24 miliar.

“Kalau tambahan dana tidak disetujui Menkeu, bagaimana bisa mengangkat honorer K2. Karena itu kami mohon bantuan DPR untuk membantu masalah ini,” harap Tasdik.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengatakan, bila Menkeu bersikukuh menolak tambahan anggaran tersebut, pihaknya akan memperjuangkan di Anggaran Biaya Tambahan (ABT). “Ini persoalan krusial. Menkeu harus tahu kalau ini curriculum mendesak dan perlu dibiayai. Kalau Menkeu tetap menolak, kayaknya DPR harus bincang-bincang dengan presiden tentang masalah ini,” tandasnya. (Esy/jpnn)