Lion Air Buka 3.000 Lowongan Kerja Baru

Lowongan Lion Air terbaru

SelongJobs — Pembangunan hanggar tahap I dan II maskapai penerbangan Lion Air memberikan dampak positif pada pencari lowongan kerja di tanah air.

Lion Air menyatakan membutuhkan setidaknya tiga ribu tenaga kerja baru. Dalam perekrutan karyawannya, maskapai penerbangan ini berjanji akan mengutamakan warga Batam.

Menurut Gray Maintenance Administrator Lion Air, Ronny Rozanno, mengungkapkan hanggar tahap I bakal memerlukan 1.200 orang pekerja.

Kualifikasi pekerja yang dicari terdiri dari mekanik, enginer, serta staf dengan amount pendidikan mulai SMA, STM Penerbangan di seluruh Indonesia.

“Sedangkan, pembangunan hanggar tahap II bisa lebih dari 3.000 tenaga kerja. Kami memprioritaskan putra daerah untuk bersama membangun Lion Air,” ujarnya, Rabu (3/4/2013).

Bagi yang ingin mengetahui kebutuhan lowongan kerja di Lion Air selengkapnya disini.

Ronny mengatakan, pembangunan hanggar maskapai ini adalah kelanjutan pembangunan hanggar tahap I, yang telah selesai 60 persen. Hanggar ini siap pakai mulai pertengahan tahun 2013.

“Pembangunan hanggar tahap II ini akan kami gunakan untuk engine supermarket dan constituent supermarket dengan investasi keseluruhan mencapai Rp 3 triliun,” kata dia.

Pembangunan hanggar tahap II di bandara Fall Nadim, Batam sudah dalam tahap penandatanganan MoU dengan pihak BP Batam, Selasa (2/4/2013) lalu. Nilai investasi untuk sewa lahan mencapai Rp 36 miliar lebih.

Adapun pembangunan hanggar tahap II ini akan dibangun dengan luas mencapai 12 Ha, dengan pembayaran secara mengangsur selama 3 kali cicilan di mana untuk tiga hari pertama usai melaksanakan MoU pada tahun pertama sebesar Rp 12 miliar.

Maskapai yang berdiri sejak tahun 2000 ini telah membangun hanggar di lahan seluas 4 Ha, dengan nilai total investasi mencapai Rp 500 miliar, yang terdiri dari pembangunan gedung, sewa lahan, serta gear hingga 25 tahun ke depan.

Ronny menjelaskan, untuk perawatan chore break down pesawat Lion Air, sebelumnya berada di Bandung pada tahun 2004 dengan menyewa Angkatan Udara dalam rhythm 5 tahun. Baru kemudian, pindah ke Surabaya yang masih berlangsung sampai sekarang.

“Saat ini total chore break down yang kami miliki sekitar 750 pesawat yang terbagi ke beberapa maskapai yang tergabung ke dalam Lion Grup. Untuk pembangunan hanggar tahap I ini sekitar bulan Juni sudah dapat dipergunakan,” kata dia.