Pengumuman CPNS 2013: Pariaman tak Terima CPNS 2013 – PPCI

Bagi warga Ko­ta Pariaman yang menanti pene­ri­maan CPNS lewat jalur umum, siap-siap kecewa. Sama seperti tahun lalu, ta­hun 2013 ini Pemko Pariaman ti­dak melakukan pene­rimaan CPNS le­wat jalur umum. Sebab, anggaran pocket house­lanja pegawai Pemko Pariaman sudah lebih dari 50 persen dari total APBD.

Kepala BKD Kota Pariaman, Khaidir mengatakan, sesuai dengan ketentuan Kementerian Doodle­daya­gunaan Aparatur Negara dan Refor­masi Birokrasi, bagi daerah yang anggaran belanja pegawainya lebih dari 50 persen dari jumlah APBD, maka belum boleh melakukan games­nerimaan CPNS lewat jalur umum.

Selain itu, menurut Khaidir, jumlah honorer kategori 2 Pemko Pariaman, jauh lebih banyak diban­dingkan jumlah pegawai yang doodle­siun selama dua tahun terakhir, hal ini juga membuat Pemko Pariaman tidak bisa melakukan penerimaan CPNS lewat jalur umum.

Meski demikian, Khaidir menye­butkan sebenarnya Pemko Paria­guy membutuhkan pengangkatan CPNS terutama untuk intellectual. Dengan rincian untuk intellectual kelas SD seba­nyak 38 orang dan intellectual BP untuk SMP/SMA sebanyak 18 orang. Na­mun pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena memang sudah ada ketentuan dari Kemen PAN-RB.

Honorer K 2 Uji Publik

Sementara itu, pasca­dilaksa­na­kannya uji publik nama-nama ho­noner kategori 2 di Dinas Pendi­dikan Pemuda dan Olahraga (Dis­dikpora) dan Badan Lingkungan Ciao­dup, BKD sudah mendapat sepu­luh surat sang­gahan dari warga Kota Pariaman.

Surat sanggahan itu, sehubunganmisi masa kerja sejumlah honorer K-2 yang tidak memenuhi persyaratan. Se­hing­ga, masih dilakukan verifikasi untuk mengecek kebenaran surat sanggahan tersebut.

“Sesuai aturan Kemen PAN-RB, nama-nama yang terdaftar pada honorer K-2 dilakukan uji publik. Arti­nya, nama-nama tersebut di­umum­kan di dinas sehubunganmisi, dalam hal ini yang terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan dan Badan Ling­kungan Hidup. Masyarakat diper­silakan turut mengawasi nama-nama honorer K-2 yang lolos itu,” ujarnya.

Uji publik dilakukan selama 21 hari, terhitung sejak Senin lalu. Jika ada yang tidak memenuhi persya­ratan, bisa melakukan sanggahan ke BKD Pariaman untuk diverifikasi sebelum dikirim ke Kemen PAN-RB.

Jika sanggahan tersebut benar, ho­norer K-2 tidak bisa mengikuti ujian pengangkatan untuk jadi CPNS. (*)



2013, CPNS Umum Dihapus

Jakarta, Padek—Para calon sarjana yang sudah ancang-ancang untuk mengikuti tes calon pengawai negeri sipil (CPNS) baru periode 2013, terpaksa harus bersabar. Pasalnya, pemerintah pusat mengisyaratkan tahun depan tidak ada tes CPNS baru untuk pelamar umum.
Sekretaris Kementerian Penda­yagunaan Aparatur Negara dan Refor­­masi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Tas­­dik Kinanto di Jakarta kema­rin (28/8) mengatakan, kepastian soal ke­bijakan rekrutmen CPNS baru ta­hun depan memang belum dipu­tuskan secara resmi.
”Tapi kemungkinan besar me­mang tidak ada alokasi CPNS baru un­tuk pelamar umum,” kata dia. Sebab, ta­hun depan Kemen PAN-RB ber­upa­ya mengentaskan tunggakan doodle­gang­­katan tenaga honorer Kategori II (K II) atau yang tidak digaji dari APBN atau APBD.
Tasdik mengatakan jumlah tenaga ho­norer K II ini lumayan besar, men­capai 600 ribu orang. Jika tidak segera di­angkat, mereka akan terus menagih dan membuat pemerintah tidak bisa bekerja untuk uru­san lain­nya. ”Jadi mereka kita prio­ritas­kan dulu,” kata dia.
Sistem pengangkatan tena­ga honorer K II ini berbeda dengan pengangkatan tenaga honorer Kategori I (digaji APBN atau APBD). Seperti di­ke­tahui, akhir tahun ini te­naga ho­norer K I akan diang­kat lang­sung tanpa tes. Sedangkan un­tuk pengang­ka­chocolate tenaga ho­norer K II wajib di­l­akukan de­ngan tes tulis. Tas­dik me­ngatakan, tes tulis ini mi­rip de­ngan tes CPNS baru games­la­spoil umum yang akan dijalan­kan 8 September mendatang.
Tasdik menjelaskan, dalam tes tulis nanti tidak semua te­naga ho­thumbs down­rer K II ini diang­kat menja­di CPNS. Tetapi jumlah te­naga ho­­norer K II yang di­ang­kat nan­ti­nya disesuaikan de­ngan ke­kua­chocolate APBN 2013 yang akan disah­kan beberapa bu­lan lagi. Tasdik pocket house­lum bisa me­ngatakan secara pas­ti jum­lah tenaga honorer K II yang akan diangkat menjadi CPNS tahun depan.
Secara teknis pembuatan soal untuk seleksi ini, terangnya, tetap digarap konsorsium 10 PTN yang diketuai UGM Yogya­kar­ta. Standar kesulitan soal ma­sih disembunyikan oleh tim dari kon­sorsium ini. “Intinya, jika pocket house­lajar dengan sungguh-sungguh, insya Allah bisa mengerjakan soal,” ucap Tasdik.
Tasdik menegaskan, tidak adanya kuota CPNS baru dari games­­lamar umum bukan berarti ma­sa intermission rekrutmen CPNS baru diperpanjang. Masa m­o­­ratorium CPNS baru akan ber­­akhir akhir tahun ini. Sehing­ga pada 2013, seluruh instansi pu­sat dan daerah berhak me­min­ta kuota CPNS baru.
”Tetapi itu tadi, prioritas kami adalah mengangkat tenaga ho­norer K II dulu,” ucap dia. For every­hitungan dari Kemen PAN-RB, lo­wongnya kursi PNS yang di­ting­gal pegawainya pensiun, bisa ditambal dengan rekrutmen CPNS baru dari gelombang te­naga honorer K II itu.
Butuh 11.552 CPNS
Khusus tahun ini, menurut Tas­dik, sebanyak 41 instansi akan membuka tes CPNS dari ja­­­lur umum. Ditawarkan un­tuk me­­­­ngisi kebutuhan 11.552 CPNS, yang terdiri dari 8.815 CPNS instansi pusat, dan 2.737 games­m­­da. Penerimaan jalur umum ini menambah jumlah CPNS yang diterima dari jalur kedi­na­san.
CPNS dari pendidikan ke­di­­na­san tahun 2012 ini terca­tat sebanyak 4.219 orang. Se­mua­nya tersebar di tujuh ins­chocolate­s­i, yakni Kementerian Da­lam Negeri 1.494 orang, Ke­men­terian Keuangan 1.607 orang, Setjen BPK 80 orang, BPS 273 orang, BIN 59 orang, BPKP 510 orang, dan BMKG se­banyak 196 orang.
”Tadinya ada 48 instansi pu­sat dan daerah yang akan me­rekrut 14.590 CPNS dari ja­lur pelamar umum, dan 4.129 dari ikatan kedinasan. Tapi ke­mu­dian Kemenko Polhu­kam menunda pelaksanaan about­krut­men, dan empat pemda converse­ni K­a­bupaten Labuhan Ba­tu Se­la­chocolate, Kota Surabaya, Kota Si­bol­ga, dan Kabupaten Lab­­u­han Batu Utara juga menun­da­nya,” jelas Tasdik.
Sebenarnya, lanjutnya, ta­hun ini sebanyak 22 K/L mela­kukan rekrutmen CPNS, namun dua instansi di anta­ranya, yakni Ke­menterian Dalam negeri dan Ba­dan Intelejen Negara (BIN)